Di rakaat terakhir pikiranku semakin bercabang
Hujan turun sangat deras, menciptkan bunyi di atap seng
Usai berdoa, satu persatu jemaah shalat Jumat berdiri
Tapi tak satupun juga nekad meninggalkan masjid
Hujan turun cukup deras
Bersama jemaah lainnya, Akupun duduk-duduk diteras itu
Banyak pekerja bangunan disekitarku. Terlihat dari helm proyek yang mereka bawa.
Pikirku melayang ke sana. Aku kuatir Istriku terkena deman berdarah atau tipus
Ya, Allah hindarkan keluarga kami dari berbagai macam penyakit
Hari ini Ia masih saja demam. Kasian Istriku
Tiba-tiba perasaan jengkel naik hingga ubun-ubun
Bagaimana tidak, di teras masjid ini.
Tanpa perasaan bersalah, satu persatu mulai merokok
Udara yang bersih bercambur bau tanah yang khas saat hujan turun
kini tercemari asap mengandung racun
Hujan kapan berhenti ya...aku muak dengan orang-orang ini
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
1 comments:
ironis. betapa orang bisa menjadi demikian egois. padahal keegoisan mereka seharusnya luruh oleh wudhlu. mungkin mereka memang belum membasuh hati.
Post a Comment