
Malam sudah larut. Pukul 10 malam.
Pintu dibuka oleh Istriku, lalu Ia kembali tidur
Anak-anak sudah terlelap bersama kelam
menyisakan sepotong tempat untuk Aku mendengkur
Lelah, mengajak mataku cepat terlelap
Mimpi berlalu begitu saja tanpa teringat satupun
Tiba-tiba sentuhan lembut menyeruak mimpi
membuatku terjaga
Sosok itu telah duduk di sampingku
"Selamat Ulang Tahun Abang"
bersamaan sebuah kue Ia berikan
Tapi kenapa? Oh ternyata ada telapak tangan Alevko
di atas kue itu
Terimakasih sayang
(Jatibening, 11 Maret 1978)
Pintu dibuka oleh Istriku, lalu Ia kembali tidur
Anak-anak sudah terlelap bersama kelam
menyisakan sepotong tempat untuk Aku mendengkur
Lelah, mengajak mataku cepat terlelap
Mimpi berlalu begitu saja tanpa teringat satupun
Tiba-tiba sentuhan lembut menyeruak mimpi
membuatku terjaga
Sosok itu telah duduk di sampingku
"Selamat Ulang Tahun Abang"
bersamaan sebuah kue Ia berikan
Tapi kenapa? Oh ternyata ada telapak tangan Alevko
di atas kue itu
Terimakasih sayang
(Jatibening, 11 Maret 1978)
0 comments:
Post a Comment