Wednesday, March 21, 2007

Makasih Sayang


Malam sudah larut. Pukul 10 malam.
Pintu dibuka oleh Istriku, lalu Ia kembali tidur
Anak-anak sudah terlelap bersama kelam
menyisakan sepotong tempat untuk Aku mendengkur

Lelah, mengajak mataku cepat terlelap
Mimpi berlalu begitu saja tanpa teringat satupun

Tiba-tiba sentuhan lembut menyeruak mimpi
membuatku terjaga

Sosok itu telah duduk di sampingku
"Selamat Ulang Tahun Abang"
bersamaan sebuah kue Ia berikan

Tapi kenapa? Oh ternyata ada telapak tangan Alevko
di atas kue itu

Terimakasih sayang

(Jatibening, 11 Maret 1978)

0 comments: